Home Sosial & Budaya Sandiaga Salahudin Uno Sampaikan Kabar Duka Meninggalnya Pedangdut Senior.

Sandiaga Salahudin Uno Sampaikan Kabar Duka Meninggalnya Pedangdut Senior.

Views : 315
WhatsApp Image 2021-12-18 at 04.37.16

Jakarta – “innā lillāhi wa innā ilaihi rāji’ụn”, Hari ini kita kembali berduka, Imam S Arifin salah satu artis dangdut senior kebanggan kita telah kembali ke sisi yang maha kuasa.

Dedikasi selama beliau hidup di dunia seni suara patut kita jadikan tauladan, serta lagu-lagunya banyak menginspirasi musisi muda untuk terus berkarya,

Bahwa dengan musik dapat menciptakan peluang usaha dan lapangan kerja bagi banyak orang, Allahummagfirlahu warhamhu wa’afihi wa’fuanhu. Aamiin YRA”, Begitu pesan duka yang disampaikan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif melalui akun tweeternya yang berhasil diungga mataradarnews.com, Sabtu, (18/12) pagi ini.

Sebelumnya, Pedangdut senior Imam S Arifin meninggal dunia pada hari ini (17/12). Hal itu dikonfirmasi Direktur Rumah Film Indonesia Evry Joe pada Jumat (17/12) siang.

“Innalillahi wainnaillaihi rojiun. Telah berpulang seniman kita, musisi, penyanyi dangdut yaitu mas Imam S Arifin,” kata Evry Joe kepada CNNIndonesia.com dikutip mataradarnews.com.

“Beliau berpulang siang tadi di Pamekasan, Madura karena mengalami penyakit stroke,” tuturnya.

Dalam kesempatan itu, Evry juga mengungkapkan dukanya atas kepergian Imam S Arifin. Ia juga mendoakan supaya keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan.

Evry turut berharap karya-karya Imam S Arifin selama ini bisa menjadi pelajaran bagi musisi-musisi muda saat ini.

“Semoga karya-karya mas Imam bisa menjadi ladang amal untuk beliau dan menjadi pelajaran bagi kita generasi muda agar lahir musisi musik Indonesia, yaitu musik dangdut,” tuturnya.

Imam S Arifin merupakan salah satu musisi dangdut senior Indonesia. Namanya semakin dikenal banyak orang setelah merilis single Menari di Atas Luka dan Jandaku.

Kedua lagu tersebut melambungkan nama musisi tersebut hingga membuatnya menjadi salah satu pedangdut legendaris Tanah Air.

(fby/chri/RR)

mataradar news

error: Content is protected !!