Home Pendidikan Sertipikat Tanah Dorong Peningkatan Kesejahteraan Ekonomi Masyarakat

Sertipikat Tanah Dorong Peningkatan Kesejahteraan Ekonomi Masyarakat

Views : 174
WhatsApp Image 2022-01-26 at 16.54.22

Bantul – Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) merupakan program yang bertujuan memudahkan masyarakat dalam pengurusan sertipikat tanah. Program PTSL ini digencarkan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) guna memberikan kepastian hukum hak atas tanah masyarakat, mendorong perekonomian serta kesejahteraan masyarakat.

Kemudahan dirasakan Kartilah (40), warga Desa Dengkeng, salah satu penerima sertipikat tanah dalam acara Sosialisasi Program Strategis Kementerian ATR/BPN di Queen of South Resort, Kabupaten Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Senin (24/01/2022),

“Sertipikat tersebut diserahkan oleh Anggota Komisi II DPR RI, Ibnu Mahmud Bilalludin”, begitu keterangan Kartika tertulis yang diterima media ini, Rabu, (26/1).

Kartilah mengatakan, program PTSL sangat membantu proses penyertipikatan tanah menjadi lebih cepat dan mudah. Ia berencana menjadikan sertipikat tanah yang dimilikinya saat ini untuk modal usaha.

“Selama pendaftaran tanah tidak ada kendala, dibantu sama pemerintah desa. Sertipikatnya mau digunakan buat modal usaha, selama pandemi ini kan macet, pengangguran.

Saya senang ada program pendaftaran tanah gratis ini. Harapannya semoga PTSL berjalan terus dan lancar,” ujarnya usai menerima sertipikat.

Mujiman (51), warga Desa Jatirejo, yang juga menerima sertipikat tanah pada hari ini mengungkapkan rasa bahagianya. Ia mengapresiasi pemerintah, khususnya Kementerian ATR/BPN karena program PTSL mampu menjangkau masyarakat di pedalaman.

“Terima kasih sama pemerintah yang tahu sama orang kecil, mengurus ini (sertipikat tanah, red) tidak bayar,” tuturnya melalui Humas ATR/BPN yang diteruskan ke mataradarnews.com.

Tak hanya Kementerian ATR/BPN, pemerintah daerah turut berperan dalam proses sertipikasi tanah. Menurutnya, tidak ada kendala dalam proses pendaftaran, pengukuran, hingga sertipikat tersebut diterbitkan. Pria yang sehari-hari bekerja sebagai petani ini menyebutkan, sertipikat tanah dapat dijadikan bekal bagi keluarganya kelak.

“Saya ikut pendaftaran di kelurahan, gratis buat orang tidak mampu. Tidak ada kendala selama proses, syarat-syarat tidak susah, saya cuma disuruh menunggu sama kelurahan, lalu saya dipanggil untuk terima sertipikatnya. Sertipikat ini dijadikan modal usaha, kecil-kecilan, membantu saya dan keluarga, buat anak-cucu,” pungkas Mujiman. (RA/rr)

mataradar news

error: Content is protected !!