Home Pendidikan (iPusdaFakfak) Segera Dilaunching, Temukan Aplikasinya di Play Store, : Solusi Membaca Ditengah Masa Pandemi

(iPusdaFakfak) Segera Dilaunching, Temukan Aplikasinya di Play Store, : Solusi Membaca Ditengah Masa Pandemi

Views : 385
16070469641136 (1)

“iPusdaFakfak Cara Mudah dan Menyenangkan Membaca eBook kini tersedia di aplikasi play store, silahkan download”

Fakfak – Perpustakaan digital atau eBook segera hadir di Fakfak dan rencana akan dilaunching oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Fakfak, Rabu, (15/12) mendatang, guna mensukseskan kegiatan tersebut, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan  Kabupaten Fakfak kini sedang melakukan berbagai persiapan tekhnis termasuk pelaksanaan bimbingan teknis dan tata kelola Perpustakaan berbasis digital.

Kepala Dinas Kearsipan Dan Perpustakaan Fakfak, Sopia Hindom, SE melalui Kepala Bidang Perpustakaan, Waliani Woretma. S.Sos. MM ketika dihubungi MataradarNews (Grup Mataradarindonesia.com) via telepon seluler minggu, (12/12) pagi menjelaskan  bahwa saat ini Dinas Kerarsipan dan Perpustakaan Kabupaten Fakfak sedang melakukan berbagai kesiapan meliputi tempat pelaksanaan, penggandaan undangan, memperluas informasi melalui pemasangan spanduk dan baliho, serta hal tehniks lainnya, dan kesiapannya telah mencapai 95 %, Terang Waliani Woretma.

Woretma menguraikan bahwa, guna memberikan pelayanan maksimal eBook berbasis digital maka akan ilaksanakan bimbingan tehnik pengelolaan eBook  rencananya berlangsung, Selasa, (14/12) besok bertempat di Gedung Pepera Fakfak yang juga selama ini digunakan sebagai tempat pelayanan Perpustakaan Daerah Fakfak,

Adapun peserta yang akan mengikuti Bimbingan Teknis tersebut, urai dia, terdiri dari para pegawai dilingkungan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan  Fakfak sebagai pengelola iPUSDAFAKFAK, sedangkan  narasumber yang memiliki kompetensi dari Jakarta adalah. PT AKSARA MAYA sebagai mitra kerja Perpusnas (Perpustakaan Nasional) dan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Fakfak.

Dikatakan bahwa Bimtek yang dilaksanakan besok tujuanya agar dapat memberikan penguatan ilmu dan pengetahuan, pengalaman serta skill dalam tata kelola perpustakaan berbasis digital secara online dan gratis sehingga diharapkan dapat memberikan kualitas pelayanan kepada publik secara baik dan benar, dan tentunya akan terus berkembang. Jelasnya.

“Kegiatan Launching ini rencana akan dihadiri langsung oleh Bupati dan Wakil Bupati Fakfak dan perdana di Provinsi Papua Barat, nanti juga juga hadir para undangan sebanyak 150 orang terdiri dari Forkopimda, Pimpinan OPD, Kepala Sekolah dari semua jenjang pendidikan, Pimpinan Perguruan Tinggi di Fakfak, pengelola perpustakaan kampung, para wartawan dan undangan lainnya”, Ungkap Waliani,

Keunggulan Perpustakaan Digital dibandingkan dengan perpustakaan konvensional antara lain adalah:

Pertama, Menghemat ruangan, Karena koleksi perpustakaan digital adalah dokumen-dokumen berbentuk digital, maka penyimpanannya akan sangat efisien. Dapat berisi e-book sebanyak 10.000 – 12.000 judul dengan jumlah halaman buku rata-rata 500 – 1.000 halaman. Jumlah ini sama dengan jumlah seluruh koleksi buku dari perpustakaan ukuran kecil sampai sedang.

Kedua, Akses ganda (multiple access), Kekurangan perpustakaan konvensional adalah akses terhadap koleksinya bersifat tunggal. Artinya apabila ada sebuah buku baca oleh seorang anggota perpustakaan, maka anggota yang lain yang akan membaca harus menunggu buku tersebut dikembalikan terlebih dahulu. Koleksi digital tidak demikian. Setiap pemakai dapat secara bersamaan menggunakan sebuah koleksi buku digital yang sama baik untuk dibaca.

Ketiga, Tidak dibatasi oleh ruang dan waktu, Perpustakaan digital dapat diakses dari mana saja dan kapan saja dengan catatan ada jaringan komputer (computer internet working).

Sedangkan perpustakaan konvensional hanya bisa diakses jika orang tersebut datang ke perpustakaan pada saat perpustakaan membuka layanan.

Jika perpustakaan tutup maka orang yang datang tidak dapat mengakses perpustakaan, sebaliknya walaupun perpustakaan sedang buka tetapi pemakai berhalangan datang ke perpustakaan maka pemakai tersebut tidak dapat mengakses perpustakaan.

Keempat, Koleksi dapat berbentuk multimedia, Koleksi perpustakaan digital tidak hanya koleksi yang bersifat teks saja atau gambar saja. Koleksi perpustakaan digital dapat berbentuk kombinasi antara teks gambar, dan suara.

Bahkan koleksi perpustakaan digital dapat menyimpan dokumen yang hanya bersifat gambar bergerak dan suara (film) yang tidak mungkin digantikan dengan bentuk teks.

Kelima, Biaya lebih murah, Secara relatif dapat dikatakan bahwa biaya untuk dokumen digital termasuk murah. Mungkin memang tidak sepenuhnya benar. Untuk memproduksi sebuah e-book mungkin perlu biaya yang cukup besar.

Namun bila melihat sifat e-book yang bisa digandakan dengan jumlah yang tidak terbatas dan dengan biaya sangat murah, mungkin kita akan menyimpulkan bahwa dokumen elektronik tersebut biayanya sangat murah.

Ada empat manfaat dari menggunakan Perpustakaan Digital adalah sebagai berikut, Mengatasi Keterbatasan Waktu, Mengatasi Keterbatasan Tempat, Memperoleh Informasi Yang Paling Baru Dengan Cepat, Mempermudah Akses Informasi Dari Berbagai Sumber

Dengan demikian disaat masa pandemi Covid 19 ini, seluruh aktivitas menjadi terganggu, tidak terkecuali dengan perpustakaan. Akan tetapi dengan adanya perpustakaan digital berbasis teknologi informasi secara terus menerus dan berkesinambungan, maka kebutahan pemustaka untuk membaca pun dapat terobati melalui buku elektronik yang terdapat di perpustakaan digital.

Sudah saatnya perpustakaan menyambut masa depan yang serba digital. segala aktivitas selayaknya mengarah kepada penerapan teknologi yang tercipta untuk dimanfaatkan dan didayagunakan. Bukan saatnya lagi teknologi menjadi sebuah hambatan untuk melangkah lebih maju dalam menatap masa depan. Dan semoga pandemi ini segera selesai agar kita dapat beraktiftas seperti sedia kala. (RR)

mataradar news

error: Content is protected !!