Home Pemerintahan Tenaga Ahli Utama (KSP) Tinjau Wilayah Calon DOB Bomberay Raya, Ngabalin : Mohon Do`a Restu Semua.

Tenaga Ahli Utama (KSP) Tinjau Wilayah Calon DOB Bomberay Raya, Ngabalin : Mohon Do`a Restu Semua.

Views : 500
WhatsApp Image 2021-11-29 at 05.56.50

Fakfak – Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP), Ali Mochtar Ngabalin bersama rombongan, minggu, (28/11) kemarin meninjau secara langsung lokasi atau wilayah Calon DOB Provinsi Bomberay Raya di Kabupaten Fakfak,

Lokasi atau Wilayah tersebut yang ditinjau Ngabalin bersama rombongan berada pada dua wilayah distrik yaitu, Distrik Bomberay dan Distrik Tomage-Kabupaten Fakfak.

Melalui Vidio amatir yang berdurasi kurang lebih 2 menit itu terlihat pria kelahiran fakfak dan rombongan itu dikawal aparat keamanan TNI-Polri di Kabupaten Fakfak – Papua Barat.

Setibanya di Distrik Bomberay yang bakal dimekarkan menjadi Provinsi Bomberay Raya, Ngabalin katakan bahwa Insha Allah atas Izin Allah Swt/Tuhan Yang Maha Kuasa wilayah tersebut dapat dimekarkan.

“Kami minta do`a dan dukungan semua pihak dan insha allah kita terus kawal dan mengusulkan kepada pemerintah agar wilayah ini bisa menjadi daerah otonomi baru, do`a dan dukungan semua masyarakat adalah kekuatan untuk menopang perjuangan kita”, Ujar Ngabalin dalam vidio amatir tersebut.

Ngabalin menyampaikan salam hormat masyarakat kepada Presiden Joko Widodo, Kepala KSP, Moeldoko, dan Deputi – IV KSP di Jakarta,

Ali dibeberkan bahwa wilayah bomberay yang bakal dimekarkan menjadi Provinsi Bomberay Raya mudah diakses dari beberapa daerah terdekat, seperti Bintuni, Kaimana, Sorong, Sorong Selatan, maupun lainya.

“Kami berada di daerah rencana daerah otonomi baru provinsi bomberay raya, tempat ini gampang diakses dari bintuni, kaimana, sorong, sorong selatan, semua titik daerah di papua barat”, Ujar Ali Ngabalin dalam vlog vidio amatir tersebut,

Sebelumnya, Ngabalin katakan akan dapat memperjuangkan DOB Provinsi Bomberay Raya ke Jakarta, dan jika tak ada aral yang melintang akan “menguping” langsung ke Presiden Joko Widodo. (RR)

mataradar news

error: Content is protected !!