Home Pemerintahan Pemprov Papua Barat Diminta Fasilitasi Tiga Daerah Selesaikan (BAWIL)

Pemprov Papua Barat Diminta Fasilitasi Tiga Daerah Selesaikan (BAWIL)

Views : 117
20211116_114804

“Gubernur Papua Barat, Drs Dominggus Mandacan, M.Si didampingi Bupati Fakfak, Untung Tamsil, S.Sos, M.Si tampak foto bersama setelah mengikuti Rapat Paripurna DPRD Fakfak dalam rangka Hari Jadi Kota Fakfak Ke – 121 Tahun (16 November 2021) kemarin, foto ; mataradarnews”

Fakfak – Pemerintah Provinsi Papua Barat diminta untuk dapat memfasilitasi tiga daerah di papua barat diantaranya, Kabupaten Fakfak, Kaimana, dan Kabupaten Teluk Bintuni soal polemik tapal Batas Wilayah (BAWIL) yang sampai saat ini belum diselesaikan.

Bupati Fakfak, Untung Tamsil, S.Sos, M.Si dalam pidato bertepatan dengan Hari jadi Kota Fakfak ke – 121 tahun, menyampaikan persoalan tersebut dihadapan Gubernur Papua Barat, Drs Dominggus Mandacan, M.Si,

UT sapaan singkat Untung Tamsil (Bupati Fakfak) berharap provinsi papua barat untuk mefasilitasi penyelesaian tapal batas ketiga daerah tersebut (Fakfak-Kaimana, dan Fakfak – Bintuni)

Penyelesaian yang diminta Bupati Fakfak ke Provinsi Papua Barat adalah soal tapal batas wilayah pemerintahan maupun batas wilayah adat.

Bahwa sejarah Kabupaten Fakfak merupakan pusat pemerinatahan pertama di Tanah Papua, Fakfak dikenal sejak jaman kerajaan majapahit hingga pada masa kolonial belanda dan dikenal saat itu dengan sebutan afdeling.

Berdasarkan hasil rapat adat yang dihadiri oleh 7 Petuanan Raja di Kabupaten Fakfak, dan juga Dewan Adat Mbaham Matta Kabupaten Fakfak.

Salah satu point yang dihasilkan dalam rapat adat tersebut adalah soal penyelesaian tapal batas wilayah antara Fakfak, Kaimana, dan Fakfak-Bintuni untuk diselesaikan secara adat dan pemerintahan.

“Tujuh Raja di Kabupaten Fakfak dan Dewan Adat Mbaham Matta Kabupaten Fakfak meminta penyelesaian tapal batas wilayah antara Fakfak, Kaimana, dan Fakfak-Bintuni untuk diselesaikan secara adat dan pemerintahan”, Baca UT dalam pidatonya kemarin, (16/11)

Selain meminta pemrov papua barat dan juga pemerintah kabupaten fakfak untuk menyelesaikan tapal batas wilayah ketiga daerah tersebut,

Para Raja 7 Petuanan dan Dewan Adat Mbaham Matta Fakfak juga mendukung Pemekaran Kabupaten Kokas, serta mendukung hadirnya Investasi dan pembangunan yang harus merata di Kabupaten Fakfak, dengan tetap memperhatikan hak-hak masyarakat adat.

Untung juga sampaikan pada sambutan itu bahwa ditahun pertama kepemimpinannya yang bertepatan dengan penyusunan RPJMD Fakfak Tahun 2021 – 2026

Sesuai visi – misi, arah kebijakan, serta program pembangunan 5 tahun kedepan, Pemkab Fakfak telah menetapkan program unggulan yang dapat mewujudkan Visi Fakfak Tersenyum sebagai berikut :

Pengambangan pariwisata secara terintegrasi, Pembangunan jaringan air bersih (Fakfak Banjir), Penyediaan kebutuhan listri secara merata melalui program Fakfak Terang.

Penyediaan akses dan layanan kesehatan gratis melalui program kartu Fakfak Tersenyum, Program pengembangan ekonomi produktif melaluyi penguatan UMKM dan Koperasi dan penguatan terhadap Bungkam.

Program bantuan 1.500 bea siswa bagi pelajar putra/putri Fakfak dan juga asal Fakfak, Program gerbang Fajar (Gerakan Membangun Fakfak Sejahtera), Program Fakfak Interkonektifitas

Dari visi misi serta program unggulan tersebut, diharapkan keseluruhan tahapan dan proses pembangunan tersebut dapat dilakukan secara efektif serta terciptanya sinergitas yang baik oleh seluruh pemangku kepentingan sehingga hasil pembangunan dapat dirasakan masyarakat serta kemajuan pembangunan Kabupaten Fakfak menuju Fakfak tersenyum, tegas Untung Tamsil, di ruang sidang utama DPRD Fakfak pada rapat paripurna DPRD Fakfak dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Fakfak Ke- 121. (RR)

mataradar news

error: Content is protected !!