Home Nasional Pimpinan Komisi – II DPR-RI Ke Fakfak, Provinsi Bomberay Raya Bakal Dimekarkan.

Pimpinan Komisi – II DPR-RI Ke Fakfak, Provinsi Bomberay Raya Bakal Dimekarkan.

Views : 840
DSCF6899

Ngabalin : “Saat ini terjadi moratorium terkait dengan Daerah Otonomi Baru (DOB), tetapi dalam prolegnas di DPR-RI ada beberapa yang sudah dibahas, khusus untuk papua – papua barat, Jokowi mengambil kebijakan diluar banyak orang yang memberikan pandangan”.

Fakfak – Bupati Fakfak, Untung Tamsil dihadapan Tenaga Ahli Utama, KSP, Ali Mochtar Ngabalin menyampaikan rencana usulan pemekaran Provinsi Bomberay Raya untuk didorong ke pemerintah pusat baik kepada DPR-RI maupun sampai dimeja Presiden Joko Widodo,

Menurut Untung, beberapa Kabupaten tetangga seperti Kabupaten Teluk Bintuni dan Kabupaten Kaimana sudah mendukung, diakui Bupati, beberapa surat dan dokumen kesepakatan telah ditandatangani bersama,

Dalam beberapa waktu kedepan, Kabupaten Fakfak akan dikunjungi pimpinan dan anggota Komisi – II DPR-RI yang dipimpin langsung Ahmad Dolly Kurnia (Eks. Mantan Ketua Umum DPP KNPI).

Sehingga, lanjut Untung Tamsil, melalui momentum tersebut dia minta Ngabalin ikut mendukung dan mendorong adanya usulan pemerkaran provinsi bomberay raya yang ada di Kabupaten Fakfak.

Setelah mendapatkan penjelasan dari pemerintah daerah kabupaten fakfak, Tenaga Ahli Utama KSP, Ali Mochtar Ngabalin mengatakan dirinya akan segera mengunjungi wilayah bomberay sebagai calon ibu kota provinsi bomberay raya disana

“Kami akan segera mengunjungi wilayah bomberay dalam rangka melihat secara dekat calon DOB tersebut yang nantinya akan menjadi daerah tonomi baru (DOB) provinsi bomberay raya, dan kami dukung penuh pemekaran provinsi bomberay raya, sepanjang untuk kepentingan masyarakat, bangsa dan negara”, Terangnya.

Ngabalin menjelaskan bahwa kondisi saat ini untuk pemekaran DOB belum bisa dilaksanakan karena terjadi moratorium, apabila pemerintah pusat sudah cabut moratorium maka dirinya akan bantu untuk mengkosnultasikan percepatan pemekaran provinsi bomberay raya.

“Saat ini terjadi moratorium terkait dengan daerah otonomi baru (DOB), tetapi dalam prolegnas di DPR-RI ada beberapa yang sudah dibahas, khusus untuk papua – papua barat, Jokowi mengambil kebijakan diluar banyak orang yang memberikan pandangan, artinya, Presiden sangat mencintai masyarakat di tanah papua, termasuk fakfak – papua barat”, Tegas Ngabalin, (RR)

mataradar news

error: Content is protected !!