Home Nasional Dua Santri Jebolan AFKN Melanjutkan Sekolah SMA di Turki, Ada Anak Fakfak

Dua Santri Jebolan AFKN Melanjutkan Sekolah SMA di Turki, Ada Anak Fakfak

Views : 380
WhatsApp Image 2021-11-06 at 15.55.28

“Dua santri terbaik Pondok Pesantren Nuu Waar, AFKN bernama Ahmad Fadhil Al-Ansyari Rengen dan Fandi Hamsa Karim mendapatkan kesempatan melanjutkan pendidikan SMA di Madrasah Al-Hatib, Turki. Keduanya bertolak dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Jakarta menuju Istambul, Turki pada hari Rabu malam (3/11)”

Fakfak – Yayasan Al-Fatih Kaaffah Nusantara (AFKN) merupakan lembaga sosial kemasyarakatan yang fokus bergerak dalam bidang dakwah, pendidikan, sosial, dan pengembangan sumber daya manusia, dan menyediakan bidang pendidikan mulai dari sekolah Taman Kanak-Kanak, SD, SLTP, SLTA dan Perguruan Tinggi.

Ponpes Al Fatih Kaaffah Nusantara (AFKN) merupakan Lembaga Sosial, da’wah, dan pembinaan SDM kawasan Timur Indonesia, yang beralamat di Kampung Bunut, Desa Tamansari, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi Jawa Barat.

Sebagian besar santri yang belajar di tempat ini berasal dari Papua-Papua Barat. Jumlah santri asal Papua yang belajar di tempat ini mencapai 80 % dari seluruh siswa yang belajar di sana.

Belajar di Pondok Pesantren Nuu Waar memiliki dua kelebihan, selain mendapat pelajaran umum, santri di pondok juga memperoleh pelajaran agama. Dengan kata lain, disamping pelajaran umum, para santri juga mendapat pelajaran karakter.

Ilmu bisa mengantar orang meraih sukses, tetapi, ilmu dan kepribadian yang tangguh akan menghasilkan manusia tangguh dan unggul. Itulah kelebihannya pendidikan di pondok pesantren, seperti di ponpes Al Fatih Kaaffah Nusantara.

Dengan tekad dan komitmen pembangunan SDM itulah, pondok pesantren Nuu Waar berhasil mengirim dua santrinya untuk melanjutkan Pendidikan tingkat SMA di Turki.

Keduanya telah terbang ke Turki, rabu, (3/11) malam melalui bandara internasional Soekarno Hatta, Jakarta untuk menuju Istambul, Turki, mereka diantaranya, Ahmad Fadhil Al-Ansyari Rengen dan Fandi Hamsa Karim

“Dua santri terbaik Pondok Pesantren Nuu Waar, AFKN bernama Ahmad Fadhil Al-Ansyari Rengen dan Fandi Hamsa Karim mendapatkan kesempatan melanjutkan pendidikan SMA di Madrasah Al-Hatib, Turki.

Keduanya bertolak dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Jakarta menuju Istambul, Turki pada hari Rabu malam (3/11)”, Ujar Pimpinan Pondok Pesantren Nuu Waar, Ust. Fadzlan Garamatan yang diunggah akun resmi AFKN dan dikutip mataradarnews.com

Garamatan minta do`a semoga kedua anak tersebut selamat dalam perjalanan dan dapat menempuh Pendidikan di Turki dengan baik sampai tamat, tentunya kedua Kembali ke Indonesia dengan membawah ilmu yang berfaedah.

“Alhamdulillahirobbil ‘alamiin, mari kita mendokan semoga kedua anak kita dapat terus melanjutkan pendidikan hingga perguruan tinggi di bumi Sultan Al-Fatih. Serta, kembali ke Indonesia dengan membawa ilmu berfaedah yang dapat memotivasi generasi muda Indonesia, terutama generasi muda Muslim di tanah Nuu Waar (Irian Jaya)”, Harap Ust. Garamatan.

Presiden Al-Fatih Kaaffah Nusantara (AFKN), Ustadz M Zaaf Fadzlan Rabbany Garamatan turut hadir melepas keberangkatan kedua santri di Terminal 3 International Airport Soekarno-Hatta. Dalam kesempatan itu, ia berpesan untuk terus menjaga dan meluruskan niat selama berada di Turki.

Pondok Pesantren Nuu Waar AFKN merupakan pusat pendidikan yang dikhususkan untuk membina generasi muda Muslim dari wilayah timur Indonesia.

Di sini, kata dia, para santri dibina dengan keilmuan dinnul Islam (Tafaquh fiddin), ilmu umum, dan wawasan kebangsaan.

Editor : Rustam Rettob.

mataradar news

error: Content is protected !!