Home Nasional Ditembak KKB saat Sujud Sholat, @Jasintafp Gagal Dinikahi Putra Konawe. Lettu M. Iqbal.

Ditembak KKB saat Sujud Sholat, @Jasintafp Gagal Dinikahi Putra Konawe. Lettu M. Iqbal.

Views : 765
WhatsApp Image 2022-03-29 at 14.38.11

Jasinta Firda Pratiwi :

“Nggausah mikirin nikah kita, Insha Allah nanti kita ketemu di syurga-Nya, aku janji bakalan doain kamu trus, janji datang ke mimpiku trus ya, I Love You”, 

Laporan : Rustam Rettob / Wartawan.

Kendari – Tidak ada satu orang manusia pun yang mampu memastikan perjalanan hidupnya kedepan karena hal itu menjadi rahasia Allah Swt,

Sebagai manusia biasa hanya bisa merencanakan namun Allah Swt. Tuhan Yang Maha Kuasa yang memutuskan segalanya.

Hal ini yang dirasakan kedua pasangan Calon Suami/Istri, Lettu Marinir. M. Iqbal. S.TR.HAN, Anggota TNI-AL. dan Jasinta Firda Pertiwi. (Iqbal dan Jastip).

Demi tugas dan pengabdian diri selaku prajurit TNI kepada bangsa dan negara, Lettu Marinir. Muhammad Iqbal. S.TR.HAN terpaksa gugur ketika Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) melakukan penyerangan yang berlokasi di Distrik Kenyam, Kabupaten Nduga, Papua. Sabtu, (26/3) beberapa waktu yang lalu.

Iqbal yang merupakan korban kontak senjata dengan KKB di Distrik Kenyam, Kabupaten Nduga, Papua adalah salah satu putra terbaik Marinir asal Sulawesi Tenggara, dari Desa Anggotoa, Kecamatan Wawotobi, Kabupaten Konawe.

Diunggah dari akun IG. @Jasintafp. Wanita asal jawa timur yang menandai sang kekasihnya Alm. @mochammadikbal, @Jasintafp menuturkan, menerima kabar sang calon Imamnya meninggal ditembak KKB saat sujud sholat, @Jasintafp yakin bahwa pria asal Sulawesi Tenggara (Kendari) yang gagal nikahi dirinya meninggal dalam keadaan suci.

“Aku tunggu ya sayang, udah banyak orang dirumah, banyak yg sayang kamu Mas, ditembak saat sujud sholat, meninggal dalam keadaan suci,

Insha Allah Syurga tempatmu sayang”, Cerita @Jasintafp di akun IG miliknya yang berhasil ditangkap akun IG pemilik media ini.

@Jasintafp ketika mendengar kabar gugurnya sang kekasih asal Desa Anggotoa itu, menampakkan sejumlah persiapan menuju bahtera pernikahan, rencana @Jasintafp tersebut gagal dinikahi Sang ratunya, M.Iqbal akibat karena gugur ditembak KKB.

“Persiapan nikah udah beres, tapi Allah lebih sayang kamu. Bantu aku agar lebih bisa kuat ya sayang @mochammadikbal”, Harap @Jasintafp dalam ulasan do`a di IG pribadinya.

@Jasintafp melalui tangkapan camera HP-nya berhasil menyimpan foto Alm. diantaranya terlihat peti jenazah dan Foto setengah badan mengenakan seragam berwarna putih ukuran 10R, 

@Jasintafp dalan galeri akun IG-nya memposting foto Alm. M. Iqbal saat masih tertutup dengan peti jenazah dikelilingi anggota TNI AL dalam rangka persiapan diantar ke tempat pemakaman terkahir.

KKB Papua menyerang prajurit TNI yang sedang melaksanakan siaga senjata di Pos Quary Bawah, Satgas Mupe Yon Marinir III, di Distrik Kenyam, Nduga, Papua.

Peristiwa terjadi, Sabtu (26/3/2022) pukul 17.40 WIT, 10 prajurit menjadi korban kebiadaban Kelompok Separatis Teroris (KST) atau kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

Satu di antaranya meninggal dunia atas nama Letda Mar M Ikbal, Anggota marinir yang gugur tersebut diketahui merupakan komandan pos.

Letda M Iqbal, merupakan komandan pos Satgas Mupe Yonif Marinir-3 yang berada di Kwareh Bawah, Kennyam, Kabupaten Nduga, Papua.

Ia tewas dalam insiden penyerangan kelompok kriminal bersenjata (KKB) pimpinan Egianus Kogoya, Letda Marinir Muhammad Ikbal S.TR. (HAN) merupakan lulusan Abituren Akademi Angkatan Laut 63.

Menurut penelusuran Surya.co.id, hanya sedikit informasi tentang Letda Marinir M Iqbal yang tersebar di internet yang dikutip dari Tribunmanado.co.id.

Ucapan perpisahan dari calon istri

Kabar Letda Marinir Muhammad Ikbal buat calon istri ikut merasakan kesedihan mendalam. Melalui akun Instagramnya @jastintafp, calon istri Letda M Mar Ikbal mencurahkan isi hatinya.

“Hai sayang, bukan kabar ini yg aku mau, aku tunggu tlepon kamu yaa, bilang sediri ke aku kalau kamu baik-baik aja @muhammarikbal” Namun sayang akun Instagram tersebut, kini sudah mengganti username.

Wakapendam XVII/Cenderawasih membenarkan

Keterangan itu dibenarkan oleh Wakapendam XVII/Cenderawasih Letkol Candra Kurniawan. “Betul (Letda M Iqbal tewas).

Diberitakan sebelumnya, KKB pimpinan Egianus Kogoya menyerang sebuah pos Satgas Mupe Yonif Marinir-3 yang berada di Kwareh Bawah, Kennyam, Kabupaten Nduga, Papua.

Serangan tersebut menyebabkan 1 orang komandan pos (danpos) tewas.

Seperti dilansir Antara, Minggu (27/3), Danrem 172/PWY Brigjen TNI Izak Pangemanan membenarkan adanya insiden penyerangan tersebut.

Dia menyebut 10 orang menjadi korban penyerangan termasuk 1 komandan pos tewas. “Mereka diserang dari berbagai arah hingga menyebabkan jatuhnya 10 korban,” jelas Pangemanan yang dihubungi melalui telepon selulernya.

Sementara itu, Kapolres Nduga Kompol Komang Budhiarta juga membenarkan penyerangan yang dilakukan KKB ke pos Satgas Mupe di Kwareh Bawah tersebut.

Dia menyebut KKB dengan senjata api lengkap serta graat menyerang pos Marinir tersebut dari dua arah.

Budhiarta menyebutkan bahkan bunyi tembakan dari senjata pelontar granat jenis GLM yang dipegang KKB Egianus Kogoya terdengar hingga ke Polres Nduga yang berjarak sekitar 1,2 kilometer dari Pos Satgas Mupe.

Sempat terjadi 3 kali kontak senjata

Mathius mengatakan, kontak senjata sempat terjadi selama tiga kali, yaitu pada pukul 17.50 WIT, 18.45 WIT, dan 19.45 WIT.

Akibat kontak senjata itu, sambungnya, satu prajurit TNI gugur dan dua kritis. “Satu anggota Marinir gugur dan dua lainnya kritis akibat granat yang dilontarkan KKB,” ujarnya.

Saat ini, kata Mathius, seluruh aparat keamanan di Kenyam dalam kondisi siaga karena diduga beberapa anggota KKB masih berada di sekitar bandara.

“Sebagian besar KKB sudah lari tapi masih ada beberapa yang masih ada di sekitar ujung bandara,” ungkapnya.

mataradar news

error: Content is protected !!