Home Nasional Alibaham : Literasi Digital Harus Mampu Mempromosikan Produk Unggulan Fakfak

Alibaham : Literasi Digital Harus Mampu Mempromosikan Produk Unggulan Fakfak

Views : 283
WhatsApp Image 2021-11-17 at 14.47.25 (1)

Sekda Fakfak (Drs Alibaham Temongmere. MTP) :

“Saya sangat berharap kegiatan Pekan Literasi Digital ini mampu berinovasi untuk dapat mempromosikan produk-produk unggulan Kabupaten Fakfak ke dunia luar, hal ini sejalan dengan Visi dan Misi Pemerintah Daerah Kabupaten Fakfak periode 2021-2024 dengan Visi, Fakfak Tersenyum”

 

Fakfak – Sekretaris Daerah Kabupaten Fakfak, Drs H Alibaham Temongmere, MTP meminta Literasi Digital mendukung program pemerintah daerah kabupaten fakfak dengan mampu mempromosikan produk-produk lokal unggulan Kabupaten Fakfak hingga ke dunia luar.

Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Fakfak, Drs H. Alibaham Temongmere,MTP saat memberikan arahan sekaligus sebagai pemateri pada kegiatan Pekan Literasi Digital Wilayah Adat Bomberai, Rabu, (17/11) bertempat di Aula Santo Yosep Fakfak, acara dimaksud diprakarsai oleh Kementerian Informasi Republik Indonesia, BP2DK, serta SIBER KREASI,

“Saya sangat berharap kegiatan Pekan Literasi Digital ini mampu berinovasi untuk dapat mempromosikan produk-produk unggulan Kabupaten Fakfak ke dunia luar, hal ini sejalan dengan Visi dan Misi Pemerintah Daerah Kabupaten Fakfak periode 2021-2024 dengan Visi, Fakfak Tersenyum”, Minta Sekda Alibaham Temongmere.

Sejalan dengan hal ini juga Sekda menyampaikan bahwa, Visi Fakfak Tersenyum kepemimpinan Untung Tamsil dan Yohana Dina Hindom tentunya ingin memperkenalkan spot-spot obyek pariwisata di Kabupaten fakfak yang selama ini belum dikenal baik secara nasional bahkan ke mancanegara,

Karena itu, Sekda berharap melalui Pekan Literasi Digital tersebut mampu memberikan konstribusi positif dalam rangka mendukung terlaksananya program pemerintah daerah kabupaten fakfak dengan Visi Fakfak Tersenyum (Terdepan, Sejahtera, Nyaman, Unggul, dan Mandiri), Tukas Pace ABT,

“Ada program pengembangan pariwisata yang merupakan salah satu program unggulan pemerintahan Untung Tamsil-Yohana Dina Hindom, disamping program produk-produk unggulan di Kabupaten Fakfak, oleh sebab itu melalui Literasi Digital mampu mendukung dan mendorong percepatan program tersebut dengan cara mempromosikanya hingga ke dunia luas”, Urai Sekda Kabupaten Fakfak,

Koordinator BP2DK Wilayah Adat Bomberay meliputi, Kabupaten Fakfak, Kabupaten Kaimana, dan Kabupaten Mimika, Andry Laritembun dalam laporanya menjelaskan bahwa Pertumbuhan ekonomi digital yang didorong oleh perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah mendorong perubahan pada kegiatan masyarakat, pemerintahan, serta kegiatan bisnis di seluruh dunia.

Data We Are Social di tahun 2020 menjelaskan bahwa penetrasi pengguna internet di Indonesia sudah mencapai 64%, dimana ada 175,4 juta jiwa pengguna internet dari total 272,1 juta jiwa penduduk Indonesia. Terlebih di masa pandemi Covid-19, sektor informasi komunikasi tumbuh positif. Angka pertumbuhan tiap tahunnya meningkat sebesar 17%, ditambah dengan diresmikannya Palapa Ring oleh pemerintah pada 14 Oktober 2019 lalu.

Hal ini menurut Laritembun, merupakan sebuah upaya penyediaan infrastruktur telekomunikasi yang menghubungkan satu Indonesia dengan internet. Pemerintah berkomitmen untuk mempertahankan dan mendorong capaian tersebut mengingat potensi sektor informasi komunikasi di Indonesia begitu besar.

Disampaikan Andry, program-program pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika terkait transformasi digital Indonesia telah menyentuh masyarakat di seluruh pelosok negeri. ini membuka peluang besar untuk membangun kultur digital di berbagai sektor terutama sektor ekonomi.

Dengan demikian, menjadi penting untuk dilaksanakan pekan literasi digital di Wilayah Adat Bomberai, Fakfak, Papua Barat dengan tujuan untuk meningkatkan awareness sekaligus mendorong kreativitas juga produktivitas masyarakat dalam menggunakan teknologi digital di Wilayah Adat Bomberai, Fakfak,Papua Barat.

Ada tiga harapan (out put) yang disampaikan Andry Laritembun dari kegiatan ini, pertama, Meningkatnya pemahaman dan kecakapan digital peserta dalam menggunakan media sosial dan internet, kedua, Meningkatnya pemahaman budaya digital, keamanan digital, serta etika digitaldi Wilayah Adat Bomberai, Fakfak, Papua Barat, ketiga adalah,  Teridentifikasinya pelaku-pelaku usaha yang sudah dan akan menggunakan akses digital di Wilayah Adat Bomberai, Fakfak,Papua Barat. (RR)

mataradar news

error: Content is protected !!