Home Kesehatan Polda Papua Barat Rilis Capaian Vaksin Dosis 1 dan 2 Edisi 14 November 2021

Polda Papua Barat Rilis Capaian Vaksin Dosis 1 dan 2 Edisi 14 November 2021

Views : 171
WhatsApp Image 2021-11-17 at 05.18.38

“Realisasi vaksinasi provinsi Papua Barat per 14 November 2021 yaitu vaksin yang di terima 743.494, sisa stock vaksin 273.402 dan vaksin yang terpakai 479.092 sementara capaian dosis vaksinasi Provinsi Papua Barat adalah dosis I : 38,05% dan dosis 2 : 25,00%, Total cakupan vaksinasi tahap 1 dan 2 tingkat Kabupaten/Kota Prov. Papua Barat sampai dengan 14 November 2021 yaitu total dosis 1 sebanyak 301,425 , total dosis 2 sebanyak 197,771”.

Sorong – Danrem 181/PVT Brigjen TNI Indra Heri menghadiri rapat koordinasi terkait pemaparan rencana kerja masing-masing Kabupaten/Kota dalam pencapaian vaksin dosis I bulan November 50% dan bulan Desember 70%, yang dipimpin oleh Kapolda Papua Barat Irjen Pol. Dr. Tornagogo Sihombing, S.IK., M.SI., bertempat di ruang moonlight hotel Vega Jl. Frans Kaisepo, Kel. Malaingkedi, Distrik Malaimsimsa, Kota Sorong, Prov. Papua Barat. Senin, (15/11/2021).

Kapolda Papua Barat Irjen Pol. Dr. Tornagogo Sihombing, S.IK., M.SI., dalam paparannya menyampaikan jumlah komulatif vaksinasi Polda Papua Barat 10 Juni sampai dengan sekarang yaitu jumlah total lokasi vaksinasi sebanyak 2513 dan jumlah vaksinasi yang telah di lakukan 240.479.

Realisasi vaksinasi provinsi Papua Barat per 14 November 2021 yaitu vaksin yang di terima 743.494, sisa stock vaksin 273.402 dan vaksin yang terpakai 479.092 sementara capaian dosis vaksinasi Provinsi Papua Barat adalah dosis I : 38,05% dan dosis 2 : 25,00%

Total cakupan vaksinasi tahap 1 dan 2 tingkat Kabupaten/Kota Prov. Papua Barat sampai dengan 14 November 2021 yaitu total dosis 1 sebanyak 301,425 , total dosis 2 sebanyak 197,771.

Kendala yang ditemukan selama pelaksanaan percepatan vaksinasi bagi masyarakat adalah masalah identitas KTP yang bermasalah dan kendala bagi tenaga kesehatan adalah masyarakat menunggu lama pada saat pemeriksaan tensi, screning dan observasi.

Kendala pada aplikasi lambat sehingga menciptakan kerumunan masyarakat yang menumpuk dan mengakibatkan masyarakat malas untuk mengantri vaksin, pemberdayaan kepala distrik, lurah, kepala kampung, dan kepala yang di tuakan di RT/TW belum masih maksimal dalam melakukan ajakan vaksinasi ke masyarakatnya.

“Solusi dalam mengatasi kendala ini adalah mengadakan tim dari dinas Dukcapil untuk menjemput bola kepada masyarakat yang memiliki kesusahan dalam registrasi KTP lama, penambahan personil vaksinator di tahap awal seperti di pemeriksaan tensi, screning dan observasi dan terus melaksanakan kegiatan sosialisasi dan edukasi kepada Kepala Distrik, lurah, kepala kampung, dan kepala yang di tuakan di RT/RW agar lebih proaktif lagi terhadap pelaksanaan vaksinasi dan mengajak masyarakatnya untuk melakukan vaksinasi”, ucap Kapolda.

Wakil Bupati Sorong Suka Harjono, S.Sos., M.Si secara virtual menyampaikan kami memberikan pelayanan kepada masyarakat dalam pelaksanaan vaksinasi. Upaya Pemerintah Daerah Kab. Sorong yang bekerja sama dengan TNI Polri untuk memberikan satu dorongan kepada masyarakat untuk terus mengikuti vaksin dengan memberikan sembako dan door prize agar masyarakat terdorong untuk mengikuti vaksin.

“Kendala kami adalah wilayah-wilayah yang masih susah dijangkau, tetapi kami terus melakukan upaya untuk bisa memberikan vaksin kepada masyarakat”, terang Suka Harjono.

Walikota Sorong Drs. Ec. Lambertus Jitmau, M.M juga menyampaikan yang pada intinya kami bekerjasama dengan TNI Polri dalam mengatasi Covid-19 dan kami selalu melakukan upaya untuk menekan perkembangan covid 19, kami berkomitmen ke depan untuk mencapai target yang di harapkan.

Kasdam XVIII/Kasuari Brigjen TNI Djoko Andoko secara virtual juga menyampaikan pencapaian vaksinasi sangat rendah disetiap Pemerintah Kab/Kota, maka harus bisa mengevaluasi.

“Saya menghimbau agar subyek ini tentunya harus mencari, mendatangi dan mengunjungi untuk mendapat data, ada tiga kategori obyek yaitu masyarakat yang sadar untuk di vaksin, masyarakat yang ragu-ragu dan masyarakat yang belum mau di vaksin”, terang Kasdam.

“Jadi ini harus berjalan jangan hanya teori-teori tetapi tidak berjalan, maka harus berjalan dengan baik”, pungkasnya.

Dalam pelaksanaan rapat koordinasi terkait pemaparan rencana kerja masing-masing Kabupaten/Kota dalam pencapaian Vaksin Dosis I bulan November 50% dan bulan Desember 70% ini diikuti oleh seluruh masing-masing Kepala Daerah di wilayah Papua Barat secara Virtual, (Panrem 181/PVT/RR)

mataradar news

error: Content is protected !!