Home Hukum & Kriminal PWI Fakfak Gelar Syukuran HPN dan Pelatihan Jurnalis, Rico : Wartawan Harus Mampu Kritik Pemerintah

PWI Fakfak Gelar Syukuran HPN dan Pelatihan Jurnalis, Rico : Wartawan Harus Mampu Kritik Pemerintah

Views : 184
WhatsApp Image 2021-11-12 at 06.43.48

Fakfak – Kamis, (11/11) kemarin, bertempat di Ruang Arguni lantai 1 Grand Hotel Fakfak, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Fakfak menggelar acara Syukuran Hari Pers Nasional (HPN) yang jatuh pada tanggal 09/02/2022. dirangkaikan dengan kegiatan pelatihan terhadap para jurnalistik baik cetak, Elektronik, maupun online.

Hadir dalam kegiatan ini beberapa Pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Otonom dan Vertikal diantaranya Kepala Dinas Kesehatan Gondo Suprapto, Wakapolres Fakfak, Kasie Intel Kejaksaan Negeri Fakfak, Sekretaris Dinas Perhubungan, Kepala Pengadilan Negeri Fakfak, Kepala LPPD RRI, Anggota DPRD asal Gerindra M. Rusdy Faruk, serta para peserta jurnalis baik cetak, elektronik maupun online.

Sambutan tertulis Bupati Fakfak yang dibacakan oleh Kadinkes, Bupati Fakfak Untung Tamsil menegaskan sebagaimana biasanya bahwa pada setiap tanggal 09 Februari selalu dirayakan HPN oleh seluruh insan pers baik di daerah maupun di pusat atau secara Nasional.

Namun karena pandemi Covid 19 melanda Indonesia sehingga baru bisa dilaksanakan saat ini, akan tetapi sesungguhnya tidaklah mengurangi makna dari pers Nasional tahun ini. Tegas Untung yang dibacakan oleh Gondo.

UT (sapaan akrab Bupati Fakfak) juga mengajak para insan pers yang berada di Kabupaten Fakfak agar senantiasa memupuk kesadaran komitmen sesuai dengan tema HPN 2021 “Bangkit Dari Pandemi, Pers Sebagai Akselerator Perubahan Dan Pemulihan Ekonomi”,

Dijelaskan bahwa tema ini mengandung makna peran para insan pers sangat penting terhadap pembangunan dan pemulihan ekonomi. Mantan Ketua KNPI Fakfak ini juga menyampaikan rasa terima kasih kepada para Insan Pers yang telah membantu mengedukasi masyarakat untuk berdisiplin dalam menjalankan protokol kesehatan guna mencegah penyebaran virus corona (covid 19).

Dirinya menegaskan pula bahwa pers selalu menyampaikan informasi yang obyektif, membangun dan mengedukasi masyarakat, selain itu pers juga sangat membantu program pemerintah baik pusat dan daerah dalam melakukan pencegahan penyebaran covid 19,

Melalui pemberitaan edukasi ditengah masyarakat, sehingga dapat mewujudkan Indonesia yang sehat dan percepatan ekonomi nasional. Demikian pula di Fakfak, Pers dapat membantu menyebarkan informasi yang lebih edukatif, transparan dan obyektif dalam membantu terwujudnya visi dan misi Fakfak Tersenyum, dengan berbagai program yang dapat bersinergi dengan Pemerintah pusat yaitu Fakfak yang cerdas, sehat, dan religius sesuai dengan misi pertama yang tertuang dalam RPJMD 2021-2026, Tegas UT.

Dalam kesempatan yang sama pula Ketua PWI Fakfak Enrico Letsoin, SH saat menyampaikan sambutan resmi mengatakan bahwa HPN 2021 secara nasional telah dilaksanakan pada 09 Februari dan dipusatkan di candi bentang hold Ancol Jakarta, karena situasi pandemi covid 19 melanda bangsa Indonesia maka Bapak Presiden Joko Widodo hadir secara firtual pada puncak perayaan HPN 2021 di Istana Negara Jakarta.

Seharusnya pada setiap tahun puncak perayaan HPN dihadiri oleh para insan pers dari berbagai daerah namun akibat situasi pandemi covid 19 sehingga dari masing-masing daerah dapat menyesuaikannya. Untuk Kabupaten Fakfak, syukuran HPN baru dapat dilaksanakan pada 11 November 2021 ini dikarenakan adanya pandemi covid 19, Ungkap Rico

Dirinya juga menghimbau kepada rekan-rekan pers agar bersama-sama membantu pemerintah daerah dalam membangun masyarakat Fakfak yang Terdepan, Sejahtera, Nyaman, Unggul dan Mandiri sesuai dengan slogan Fakfak TERSENYUM.

Terkait fakfak tersenyum lulusan fakultas hukum Unpati Ambon ini menegaskan bahwa rekan-rekan pers tidak hanya memberitakan hal-hal yang dapat membuat para pejabat ini tersenyum, namun harus dapat melaksanakan fungsi kontrol dan mampu mengkritik para pengambil kebijakan sehingga bisa mencapai Fakfak Tersenyum. Tutup Rico. (D3n)

mataradar news

error: Content is protected !!