Home Hukum & Kriminal Kapolres Beberkan Jenis Kasus yang Paling Menonjol serta Kerugian Materil di Fakfak.

Kapolres Beberkan Jenis Kasus yang Paling Menonjol serta Kerugian Materil di Fakfak.

"Untuk kasus kecelakaan lalu lintas, kerugian materil sepanjang tahun 2020-2021 sebesar Rp. 141 Juta"

Views : 355
DSCF7019

Kapolres Fakfak, AKBP. Ongky Isgunawan, S.IK, foto ; rustam rettob / mataradarnews.com

Fakfak – Kapolres Fakfak, AKBP Ongky Isgunawan, S.IK, Jumat, (31/12) kemarin, memberikan keterangan pers terkait laporan perkembangan kasus dan penangananya selama tahun 2020-2021 di wilayah hukum polres fakfak.

Kapolres mengungkapkan bahwa ada 5 jenis kasus yang sering terjadi bahkan menonjol dari kasus-kasus yang lainya di Kabupaten Fakfak,

Kelima jenis kasus yang memiliki ranking tertinggi antara lain, Kasus penganiayaan biasa, kasus pencurian biasa, kasus pengeroyokan, kasus penipuan, dan kasus tindak pidana.

“Ada 5 jenis kasus yang sangat menonjol dari kasus-kasus yang lain di fakfak, untuk penganiayaan biasa tahun 2020 sebanyak 61 kasus, kemudian ditahun 2021 ada 41 kasus atau terjadi penurunan

Berikutnya adalah, pencurian biasa, kasus ini sepanjang tahun 2020 ada 43 kasus, sementara di tahun 2021 turun menjadi 29 kasus

Ketiga, adalah kasus pengeroyokan, di tahun 2020 terdapat 36 kasus sedangkan di tahun 2021 turun menjadi 33 kasus, yang ini turunya tren sangat sedikit. penipuan di tahun 2020 ada 33 kasus dan di tahun 2021 ada 11 kasus.

Selanjutnya, tindak pidana (pelaku dibawah umur) pada tahun 2020 sebanyak 29 kasus, sedangkan pada tahun 2021 turun menjadi 19 kasus”, Urai Kapolres saat didampingi Kabag Ops, Kasat Narkoba, dan Kasat Reskrim Polres Fakfak.

Selain 5 jenis kasus yang paling menonjol dari kasus lain di wilayah hukum polres fakfak, Kapolres juga beberkan jumlah kecelakaan lalu linta sepanjang tahun 2020 – 2021.

Bahwa untuk tahun 2020 jumlah kasus akibat kecelakaan lalu lintas sebanyak 26 kasus, kemudian untuk tahun 2021 kemarin pihaknya memproses 24 kasus atau mengalami penurunan.

“Untuk yang meninggal dunia dari 26 kasus terjadi 9 orang, sedangkan tahun 2021 sebanyak 7 orang yang mengalami korban meninggal dunia,

Sedangkan tahun 2020 untuk luka berat sebanyak 9 orang, sedangkan 2021 ada 11 orang, dan untuk luka ringan di tahun 2020 ada 20 orang sedangkan 2021 ada 30 orang”, Urainya.

Kapolres tidak saja merilis jumlah kecelakaan lalu lintas baik terhadap korban meninggal dunia, maupun luka berat serta luka ringan, terhadap kerugian materiil juga berhasil diakumulasikan dalam laporan tersebut.

“Untuk kerugian materil akibat karena terjadinya Kecelakaaan Lalu Lintas, Tahun 2020 sebesar Rp. 83.300.000, kemudian tahun 2021 meningkat menjadi 141.000.000”, Terang Kapolres Fakfak,  (rr)

mataradar news

error: Content is protected !!