Home Hukum & Kriminal Identitas Sesosok Mayat Ditemukan di TPI Fakfak Terungkap, Belakangan Diduga Gangguan Jiwa.

Identitas Sesosok Mayat Ditemukan di TPI Fakfak Terungkap, Belakangan Diduga Gangguan Jiwa.

"Langkah Evakuasi Tim INAFIS Polres Fakfak Diapersiasi Pihak Keluarga"

Views : 282
WhatsApp Image 2021-12-07 at 06.21.30

“Proses evakuasi korban meninggal dilaut bernama (Alm) Abdullah Rumalean oleh Tim INAFIS Polres Fakfak, senin, (6/12) kemarin, selanjutnya diantar ke ruang jenazah RSUD Kabupaten Fakfak untuk dilakukan outopsi oleh tim medis, langkah evakuasi tersebut mendapat apresiasi dari keluarga korban”

Fakfak – Identitas korban meninggal dilaut yang ditemukan warga sekitar Kampung Dulan Pokpok, Distrik Pariwari, Kabupaten Fakfak, senin, (6/12) kemarin belakangan terungkap bernama Abdullah Rumalean, pria tersebut berasal dari Kampung Kinarin Timur Gorom, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT),

Mayat tersebut ditemukan mengapung dekat Tempat Pendaratan Ikan (TPI) Dulan Pokpok kemudian warga menghubungi pihak Kepolisian Resort Fakfak untuk dilakukan tindakan evakuasi, atas kerja tim INAFIS Polres Fakfak keluarga menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang sangat mendalam.

Mukti Rumalean yang mengaku sebagai paman dari korban meninggal dilaut ini menuturkan bahwa sebelumnya pihaknya bersama keluarga korban melakukan upaya pencaharian selama kurang lebih 5 hari, belakangan, senin, (6/11) kemarin menerima kabar Abdullah Rumalean ditemukan namun tidak lagi bernyawa.

Keseharian Abdullah (Alm) menurut Mukti dicurigai sempat mengalami gangguan jiwa, pihak keluargapun sudah berupaya semaksimal mungkin untuk mengobati penyakit yang diduga gangguan saraf tersebut namun tak membuahkan hasil,

Mukti lanjut menjelaskan ketika ditemui media ini, selasa, (7/12) pagi ini bahwa Alm. Abdullah sebelumnya bersama-sama rekan kerjanya melakukan pekerjaan proyek diteluk, akibat karena sakit dia kemudian dibawah pulang ke Fakfak untuk diobati.

Beberapa hari kemudian Alm. tidak pulang rumah setelah diantar pulang dari Teluk, keluarga besar yang ada di Fakfak melakukan pencarian dan tidak menemukan jejak terakhirnya, ternyata senin, (6/12) pagi keluarga menerima kabar kalau Abdullah Rumalean ditemukan namun sudah tak bernyawa lagi,

Setelah Tim INAFIS Polres Fakfak melakukan evakuasi terhadap Abdullah Rumalean (Alm) selanjutnya dibawah ke ruang Outopsi jenazah RSUD Fakfak, menunggu beberapa saat kemudian Alm. selanjutnya di makamkan di pekuburan umum sekitar Bandara Torea Fakfak.

“Keterangan yang diperoleh dari Saksi-saksi kalau korban mengalami gangguan jiwa sudah 3 bulan lalu sehingga dugaan sementara korban meninggal karena menceburkan diri ke laut dan tidak mampu berenang kembali ke darat”, Ungkap Kasat Reskrim Polres Fakfak, Iptu. Handam Samudro, senin, (6/12) kemarin sebagaimana dikutip dari papuadalamberita.com. (RR)

mataradar news

error: Content is protected !!