Home Hukum & Kriminal Kapolres Fakfak Prihatin Dua Pelaku Pencurian Motor Masih Dibawah Umur, Begini Pesanya.

Kapolres Fakfak Prihatin Dua Pelaku Pencurian Motor Masih Dibawah Umur, Begini Pesanya.

Views : 315
WhatsApp Image 2021-12-20 at 06.18.38

Dari tangan 5 orang tersangka, penyidik mengamankan barang bukti berupa, satu unit kunci motor asli Yamaha MIO M3, 8 Unit kuncí duplikat, 3 unit rumah kunci kontak, 2 Unit Naptank, 4 unit Obeng Plus, 1 unit kunci L ukuran 5 mm, 1 unit Handphone merk Samsung Merk A02S, 1 unit kunci dan STNK motor Yamaha MIO M3 berinisial GA, dan 1 unit kunci dan STNK motor Honda CRF 150 CC berinisial M,”ujar Kapolres.

Fakfak – Salah satu kasus yang sempat menyita perhatian publik masyarakat fakfak adalah terkait aksi pencurian motor dimana kasus melibatkan 2 orang anak masih dibawah umur.

Polisi kemudian tidak melakukan penahanan terhadap kedua anak dibawah umur tersebut karena alasan Anak Berhadapan Hukum (ABH), polisi telah menetapkan keduanya juga sebagai tersangka.

Mereka para tersangka DIA, ASMF, dan P Alias W, sementara dua orang tersangka dibawah umur adalah, RI (15), dan AH (16).

Kpaolres Fakfak, AKBP Ongky Isgunawan kepada wartawan saat menggelar Konferensi Pers, Kamis, (16/12) minggu kemarin menyampaikan bahwa sangat prihatin dan menyayangkan keterlibatan anak dibawah umur dalam kasus tersebut.

“Saya (Kapolres -red) kembali ingatkan kita semua dan termasuk para orang tua bahwa anak itu sebenarnya tanggung jawab penuh orang tua, dan sekolah pertama anak adalah rumah dengan guru pertama adalah orang tua”, Terang Kapolres.

Orang nomor satu dijajaran Polres Fakfak ini sangat sayangkan dan prihatin bahkan sesalkan perbuatan kelima tersangka tersebut, apalagi 2 tersangka dibawah umur, sebetulnya, kata kapolres, hal ini tidak boleh lagi terjadi karena usia para pelaku masih sangat produktif.

“Anak itu adalah tugas dan tanggung jawab orang tua, kesalahan dari pada anak itu terletak pada orang tua bapak/ibu, mari kita sama-sama sadari sungguh bahwa tugas dan tanggung jawab kita terhadap anak merupakan sesuatu yang mutlak”,  Minta Kapolres.

Lanjut disampaikan Kapolres bahwa, orang tua selaku guru utama anak dirumah berusaha agar setiap perlakukan anak dapat diatasi tanpa harus selalu berurusan dengan di pihak kepolisian, atasi sedini mungkin.

“Jangan ini terjadi lagi, kasihan mental anak bisa rusak ketika setiap saat berada dalam lingkungan yang dapat mempengaruhi watak dan karatker yang tidak bagus kedepan, ini ngga boleh”, Pesan Kapolres.

Ongky, sapaan pendek Kapolres Fakfak berharap kepada semua orang tua agar sama-sama mengawasi anaknya setiap saat, jangan membiarkan mereka bebas bergaul dengan lingkungan yang mempengaruhi mentalnya kedepan.

Sebelumnya, Polres Fakfak menetapkan 5 orang sebagai tersangka terkait kasus tindak pidana Curanmor, yakni DIA (22), ASMF (22), RI (15), AH (16), dan P (24). Aksi tersebut yang dilancarkan kelima tersangka, menurut pengakuan Kapolres, sejak september 2021, 

Terhadap DIA, ASMF, RI dan AH disangkakan dengan Pasal 363 Ayat (1) ke 3e, 4e dan 5e KUHP Jo Pasal 362 Ayat (1) KUHP Jo Pasal 55 Ayat (1) ke 1e KUHP Jo Pasal 56 Ayat (1) ke 1 e KUHP dengan ancaman Hukuman 9 Tahun Penjara.

Sedangkan untuk tersangka P alias W sebagai (Penadah) disangkakan dengan Pasal 480 Ayat (1) dan (2) KUHP dengan ancaman hukuman 4 Tahun Penjara. (rr)

mataradar news

error: Content is protected !!