Home Ekonomi UMKM Harus Ditolong Untuk Berkembang, Bahlil : Pemerataan Itu Bangun Kecil dan Besar.

UMKM Harus Ditolong Untuk Berkembang, Bahlil : Pemerataan Itu Bangun Kecil dan Besar.

Views : 201
WhatsApp Image 2021-12-19 at 12.43.05 (1)

“Pertama, Izinya mempermudah, OSS sudah ada, UU Cipta Kerja sudah ada, semua proses persyaratan gratis, Kedua adalah, akses kesmepatan untuk berwirausaha agar mendapatkan kolaborasi dengan pengusaha besar”, Tambahnya.

Jakarta – Menteri Investasi/BKPM-RI, Bahlil Lahadalia, SE, M.Si, Sabtu, (18/12) malam dalam acara penandatangan kerja sama dalam program kolaborasi PMA/PMDN dengan UMKM di Denpasar, Bali, mengatakan pemerintah tetap berkomitmen untuk membangun sektor ekonomi dalam rangka peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Bahlil katakan pada kesempatan kemarin bahwa, UMKM adalah menjadi salah satu taregt utama pengembangan pembangunan ekonomi, mereka harus ditolong untuk berkembang,

Karena pemerataan pembangunan adalah membangun kecil maupun yang besar, (UMKM maupun Perusahaan bersakala besar-red), Jelasnya dalam moment tersebut.

“Pertumbuhan ekonomi menjadi cita-cita kita semua tetapi pertumbuhan ekonomi yang berkwalitas, yang dimaksud pemerataan adalah harus ada pemerataan pertumbuhan termasuk UMKM harus kita dukung”, Terang Bahlil Lahadalia.

Bahlil dimoment tersebut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pengusaha besar dari dalam maupun luar negeri yang telag berkonstribusi untuk membangun indonesia dengan pajak terbesar untuk negara yang terinklut didalam pendapatan negara APBN.

“Saya (Bahlil-red) kebetulan juga adalah besar dari dunia usaha yang memulainya dari UMKM, omset saya pernah Rp. 60 Juta, UMKM ini kalau tidak ditolong bahkan tidak diolakukan kolaborasi dengan pengusaha besar maka susah untuk naik kelas kalau tidak diberikan kesempatan

Jangan mulai berfikir karena kwalitas UMKM belum mampu sehingga tidak diberikan peluang dan kesempatan, tetapi kewajiban kita pengusaha besar tentunya untuk mendukung sekaligus membina mereka,

Saya termasuk termasuk pengusaha yang berangkat dari UMKM, menjadi pengusaha nasional dan menjadi menteri mungkin tidak banyak, saya salah satu yang melewati itu”, Ulas Bahlil Lahadalia.

Menteri Investasi / Kepala BKPM uraikan bahwa ada dua strategi mempercepat mendorong berkembangnya UMKM di Indonesia secara sehat,

“Pertama, Izinya mempermudah, OSS sudah ada, UU Cipta Kerja sudah ada, semua proses persyaratan gratis, Kedua adalah, akses kesmepatan untuk berwirausaha agar mendapatkan kolaborasi dengan pengusaha besar”, Tambahnya.

Tahun 1999 terjadi krisis ekonomi yang mana saat itu inflasi negara sekitar 8%, sementara Devisit Ekonomi 13%, sedangkan cadangan devisa negara saat itu 17 Miliar (Dollar), 

“Waktu itu, hampir semua pengusaha-pengusaha besar (Maaf) mencoba untuk mempailitkan diri kalau tidak melarikan diri, tapi yang menjaga benteng ekonomi saat itu siapa, UMKM, Nah, kemudian terjadi dua krisis yaitu, Krisis Politik dan Krsisis Ekonomi, terjadilah reformasi, pemilihan secara langsung dan yang tidak berganti-ganti adalah ekonomi, konglomeratnya itu-itu saja, karena itu pemerintah mendorong UMKM untuk menjawab semua keresahan didunia usaha”, Papar bahlil.

Bahlil berpesan agar pengusaha besar yang masuk ke daerah harus berkolaborasi dengan UMKM, karena ketika mampu berkolaborasi maka Visi pemerintah untuk melakukan pemerataan terhadap pengusaha besar dan UMKM dapat terwujud, disitulah pertumbuhan dan pemerataan ekonomi terjadi. (rr)

mataradar news

error: Content is protected !!