Home Ekonomi Abu Dhabi Komitmen Kucurkan Investasi Rp. ,7 Miliar ke Indonesia

Abu Dhabi Komitmen Kucurkan Investasi Rp. $32,7 Miliar ke Indonesia

"Bahlil Lahadalia : Kedepan kita tidak lagi ekspor barang mentah tapi kita ekspor barang jadi"

Views : 117
250802246_427589068976272_9106677055600666214_n

Jakarta – Menteri Investasi/Kepala BKPM-RI, Bahlil Lahadalia mendampingi Presiden, Joko Widodo ke luar negeri selama beberapa hari kemarin, ada dua negara yang sempat dikunjungi Presiden dan Menteri Investasi, yaitu, Abu Dhabi dan Dubai.

Meskipun kedua negara tersebut berdekatan namun dalam kunjungan kerja Presiden didampingi Menteri Investasi dan beberapa Menteri tersebut mengahasilkan dua kegiatan yang sekaligus dilakukan penandatanganan kontark kerja sama (MoU) dibidang Investasi.

Melalui Press Release yang diterima media grup (mataradarnews.com), kamis, (4/11) malam, Menteri Investasi, Bahlil Lahadalia didampingi Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi saat memberikan keterangan Pers mengenai kunjungan kerja di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab pada Rabu, (3/11) malam waktu setempat.

Bahlil menjelaskan Presiden, Joko Widodo melakukan pertemuan dengan  Crown Prince, Sheikh Mohamed bin Zayed bin Sultan Al Nahyan di Abu Dhabi untuk membahas berbagai hal, salah satunya mengenai kemajuan kerja sama investasi antara kedua negara.

“Setibanya di Abu Dhabi, Bapak Presiden Jokowi telah melakukan pertemuan dengan Crown Prince Sheikh Mohamed bin Zayed bin Sultan Al Nahyan untuk membahas berbagai hal, salah satunya mengenai kemajuan kerja sama investasi antara kedua negara”, Terang Bahlil melalui rilis yang diterima media ini.

Bahlil ungkapkan bahwa pertemuan tersebut juga telah menghasilkan komitmen investasi sebesar Rp. $32,7 miliar yang masuk pada beberapa sektor,

“Dari pertemuan tersebut juga dihasilkan komitmen investasi sebesar $32,7 miliar yang masuk pada beberapa sektor seperti kesehatan, energi baru terbarukan, infrastruktur, dan pangan”, Ungkpanya.

Ini tentunya, lanjut bahlil, menjadi persepsi yang semakin baik antara kedua pemimpin negara dan para investor yang ada di Uni Emirat Arab kepada pemerintah Indonesia, Ucapnya.

Selanjutnya, disaksikan langsung Presiden, Jokowi, Menteri Investasi Bahlil Lahadalia juga menandatangani MoU antara Kementerian Investasi/BKPM dengan Air Products and Chemicals.

Perusahaan asal Amerika Serikat yang memproduksi gas untuk industri, termasuk pemurnian, kimia, logam, elektronik, manufaktur dan makanan serta minuman tersebut akan bekerja sama dengan beberapa perusahaan di Indonesia.

“Ke depan, Indonesia harus bisa mengubah pola pikirnya dari ekspor barang mentah menjadi ekspor barang jadi yang sudah mempunyai nilai tambah

Insha Allah, dengan terus bekerja dan optimis saya pikir ke depan pertumbuhan investasi Indonesia akan semakin baik sekalipun dalam kondisi pandemi Covid-19.”, Ucap Bahlil, (MN-1)

mataradar news

error: Content is protected !!