Home Daerah Terlibat Pengurus Partai Politik, Anggota PWI Diminta Mundur.

Terlibat Pengurus Partai Politik, Anggota PWI Diminta Mundur.

Views : 286
ketua-umum-pwi-pusat-atal-s-depari-saat-bicara-dalam-webinar-sosialisasi-dbon

Ketua Umum PWI Pusat, Atal S. Depari.

Manokwari – Anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) harus selalu mematuhi ketentuan organisasi sesuai dengan pedoman Peraturan Dasar dan Peraturan Rumah Tangga (PD/PRT).

“Karena pedoman ini juga untuk mengukur ketaatan dan kepatuhan wartawan terhadap kode etik jurnalistik,” kata Atal S Depari, Ketua Umum PWI saat Konferensi Kerja II PWI Papua Barat, Jumat (10/12) kemarin di Manokwari.

Dikatakan Atal, PD/PRT PWI sangat jelas, anggota PWI tidak boleh menjadi pengurus partai politik dan organisasi yang berafilisiasi dengan partai politik, termasuk organisasi lainnya yang dilarang oleh Negara.

Dengan segala kreatifitas dan kearifan lokalnya, jelas Atal, PWI tentu terlibat langsung dalam keberlanjutan pembangunan di tanah Papua, termasuk SDM-nya. Ini tentu menjadi tantangan besar bagi wartawan di Papua Barat untuk lebih kreatif dan inovatif.

“Di era dirupsi media yang telah banyak muncul perusahaan pers, seolah runtuh dan tergerumus, yang akibatnya berdampak pada wartawannya,” sebut Atal.

Dalam PD/PRT PWI juga menyebut, bahwa Konferensi Kerja Provinsi sekurang-kurangnya dilakukan sekali dalam periodisasi. dan konferensi kerja kali ini (kemarin-red) yang kedua digelar PWI Papua Barat.

“Saya berharap konferensi kerja kali ini (kemarin-red) dapat melahirkan proyeksi yang lebih baik dan lebih bermanfaat bagi anggota dan tentu juga bagi eksistensi organisasi,” harap Atal.

Ia juga berharap konferensi kerja tersebut dapat tercipta sharing dan gagasan, melahirkan program-program yang inovatif dan berkelanjutan serta atas dukungan mitra kerja PWI di Papua Barat, Ujar Atal, (rls/RR).

mataradar news

error: Content is protected !!