Home Daerah PWI Memiliki Tanggung Jawab Moril Terhadap Pelaksanaan Pembangunan.

PWI Memiliki Tanggung Jawab Moril Terhadap Pelaksanaan Pembangunan.

Views : 114
WhatsApp Image 2021-12-11 at 07.39.46

“Kalau senjata pena ini disalahgunakan dengan membuat berita yang menyesatkan, hoax maka selesai kita, jadi tugas ini sangat berat disamping amanah juga tantangan kita dalam melaksanakan tugas,” Ucap Pangdam.

Manokwari – Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa mengatakan, mewujudkan SDM PWI Papua Barat yang berkualitas dan kompeten sangat penting, karena saat ini setiap orang harus memiliki kualitas sehingga bisa menjawab semua tantangan tugas kedepan.

“Jadi tugas rekan-rekan wartawan juga cukup berat, bagaimana mengedukasi masyarakat, menyajikan berita-berita yang sehat jangan sampai masyarakat kita tersesat membaca berita yang begitu banyak,”kata Pangdam saat memberikan sambutan pada Konfreda PWI Papua Barat, Jumat, (10/12) kemarin.

Ia menambahkan yang paling penting adalah sebagai agen perubahan para wartawan bertanggung jawab terhadap apa yang ditulis, karena senjata pena saat ini lebih berbahaya dibanding amunisi.

“Kalau senjata pena ini disalahgunakan dengan membuat berita yang menyesatkan, hoax maka selesai kita, jadi tugas ini sangat berat disamping amanah juga tantangan kita dalam melaksanakan tugas,” ucap Pangdam.

Pangdam juga mengatakan, tugas insan pers juga mengemban tugas moral di mana harus menyajikan berita yang sehat, berkualitas, yang baik bukan menimbulkan situasi menjadi resah karena insan pers juga memberikan peran pendidikan politik bagi masyarakat.

“Insan pers juga sebagai media komunikator yang baik dengan masyarakat, dengan diberikannya kebebasan dan kemajuan pers diharapkan untuk tidak disalahgunakan dan saya berharap rekan-rekan wartawan juga harus mampu untuk melawan berita hoax, harus independen dan tetap memegang kode etik jurnalistik”.

“Ke depan saya berharap organisasi PWI dapat mengambil langkah strategi kolaborasi karena kita tidak cukup hanya dengan berdialog untuk mengeksekusi tantangan kedepan,” kata Pangdam.

SEMENTARA ITU : 

Ketua PWI Papua Barat, Bustam berharap konferensi kerja kemarin dapat merumuskan agenda kerja yang efektif dan berdaya, guna mendukung kinerja wartawan dan pembangunan di Papua Barat.

“Seperti kita ketahui bersama peran pers dalam pembangunan adalah sebagai alat utama dalam mensosialisasikan, mempromosikan, mendorong, mensukseskan, mengkritisi, sekaligus memantau aktivitas pembangunan. Peran pers juga untuk mencerdaskan masyarakat, agar lebih kritis terhadap situasi yang terjadi,” kata Bustam.

Karena itu, pers tidak hanya sebagai bagian dari alat pembangunan, namun merupakan mitra strategis pemerintah dalam menjalankan program pembangunan. PWI Papua Barat diharapkan selalu berdiri di garis depan dalam mendukung kerja-kerja pers dan pembangunan di Papua Barat.

Karena itu, kata Bustam, PWI Papua Barat dituntut memiliki program kerja yang efektif, guna mendorong tumbuhnya wartawan yang berkualitas dan kompeten, sehingga dapat melahirkan karya-karya jurnalistik terbaik.

“Dengan menghadirkan wartawan-wartawan yang profesional, maka tentu akan berimbas pada keberlangsungan pembangunan di daerah yang lebih efisien, akuntabel dan transparan,” jelas Bustam.

PWI sebagai wadah berkumpul, membina, mendidik dan meningkatkan kapasitas wartawan, perlu memainkan peran. Oleh Karena itu, Bustam berharap PWI mendapat perhatian dari Pemerintah Provinsi Papua Barat maupun Kabupaten/Kota, agar tugas-tugas jurnalistik di wilayah ini dapat berjalan sesuai harapan bersama.

Turut hadir dalam pembukaan, Kajati Papua Barat, Asisten III Setda Manokwari dan Kabid Humas Polda Papua Barat. (rls/RR)

 

mataradar news

error: Content is protected !!